Seperti biasanya, nuansa lebaran sudah terasa meskipun masih berlangsung beberapa belas hari lagi. Jamaa’ah tarawih masih tetap penuh, tetapi berbeda tempat dan nuansa. Pada waktu awal puasa di masjid, surau, mushola, langgar berdesak-desakkan dengan jama’ah, hingga takmir menggelar beberapa tikar. Menjelang pertengahan gantian para jama’ah menggelaratarawih di mall dan pertokoan, memburu diskon besar-besaran menyambut lebaran, sampai-sampai sang kasir kualahan meladeninya (tapi yang kedua ini tak perlu menggelar tikar
).
Momentum lebaran merupakan momentum tidak hanya bagi kita untuk membersihkan harta dan jiwa dengan membayar zakat, baik itu mal maupun fitrah. Juga menjadi waktu yang pas bagi pemilik pusat perbelanjaan untuk membersihkan stok barang mereka (zakat mall). Barang-barang obralan banyak ditawarkan dimana-mana, menarik seseorang yang sebenarnya tidak butuh barang tersebut untuk membelinya. “Kali aja suatu saat butuh”, pikirnya. Atau “mumpung ada diskon”, ujar yang lainnya.
Sah-sah saja kalau kita melakukan hal yang demikian. Tetapi jangan sampai melupakan semangat puasa itu sendiri. Semangat menahan nafsu untuk tidak melakukan hal-hal secara berlebihan. Secukupnya saja.
Selamat menyambut lebaran dengan mengikat lebih erat sarung kita agar lebih giat dalam beribadah, baik mahdoh maunpun ghoiru mahdoh
kabare jama’ah perbukiyah tambah rame koyone….
bener, tambah akeh jama’ahe… ganjarane akeh pisan koyoke..
dicatat …
Yang mau mudik naik mobil pribadi boleh mampir ke blog saya
http://richocean.wordpress.com/2009/09/15/tips-mudik-mobil-pribadi-bandung-malang-lewat-jalur-tengah-jawa/
Buat rekan2 yang mau berikirim2 ucapan Idul Fitri, boleh mampir ke tempat saya,
http://richocean.wordpress.com/2009/09/14/kirim-sekarang-ucapan-idul-fitri-anda/
atau jika sempat main ke blog saya ttg wisata alam:
http://richmountain.wordpress.com/wisata/rizqi-firdaus-agro-wana-widya-wisata-1/
salam kenal