Kalau sempat mampir ke rembang, jangan lewatkan masakan khas Kudus ini. Lho ke rembang koq tembus ke Kudus? ya, karena di rembang ini, ada warung yang sangat sederhana, doyong (miring, hampir rubuh), tetapi menyajikan asem-asem yang nendang banget, kata Pak Bondan. Tinggal pilih, bagi yang suka dengan kambing, bisa memesan asem-asem kambing. Tetapi kalau alergi [...]
Arsip untuk April, 2008
Asem-Asem Kambing Atau Sapi?
Diposkan dalam Catatan Kuliner, Label Kuliner pada April 15, 2008 | 1 Komentar »
Sederhana Itu Surga
Diposkan dalam Catatan Lepas, Catatan Pribadi pada April 15, 2008 | Leave a Comment »
Masjid itu begitu ramai. Banyak santri yang membuka kitab dan membacanya keras-keras. Sepertinya mereka sangat asyik, sehingga suara keras teman-temannya itu tidak menghancurkan kosentrasi mereka dalam menghapal Ikhlal atau bersenandung matan-matan Alfiah dan Imriti. Waktu itu pukul 9 malam. Kami baru tiba di pondok Roudhlotutholibin, Pondoknya Gus Mus.
Kami datang bertujuh. Pak Toni dan Pak agus [...]
Kembali, Hitam Putih
Diposkan dalam Catatan Sastra, Label Puisi, Warna pada April 15, 2008 | Leave a Comment »
Kirim pulang rumah tuan di sabang
Tak hirau tak ragu sang mentari melintas batas
ku ragu saat itu khan datang
bersama lenganmu yang menghitam, kawan..
Memang hidup tiada lekat
cair mengalir, tak tersekat oleh rupa manusia
hanya otak-otak kita yang membatasi
ruang-ruang hampa kehidupan
sehingga yang warna-warni itu
terlihat hitam dan putih saja
Sudah lupa kiranya, bila Khalik tak segan
Diukirlah semua gunung dan langit
dengan satu [...]